Kepercayaan animisme (dari bahasa Latin anima atau
"roh") adalah kepercayaan kepada makhluk halus dan roh merupakan asas
kepercayaan agama
yang mula-mula muncul di kalangan manusia
primitif. Kepercayaan animisme
mempercayai bahwa setiap benda di Bumi ini, (seperti kawasan tertentu, gua, pohon atau batu besar), mempunyai jiwa yang mesti dihormati agar semangat tersebut
tidak mengganggu manusia, malah membantu mereka dari semangat dan roh jahat dan
juga dalam kehidupan seharian mereka.
Animisme
dapat diartikan sebagai kepercayaan manusia pada roh leluhur. Dalam keyakinan
masyarakat yang menganut paham animisme mereka meyakini bahwa orang yang telah
meninggal dianggap sebagai yang maha tinggi, menentukan nasib dan mengontrol
perbauatan manusia. Kemudian pemujaan semacam ini berkembang menjadi
penyembahan roh-roh. Roh oarng yang meninggal dianggap dan dipercayai mereka
sebagai makluk kuat yang menentukan, segala kehendak serta kemauan yang harus
dilayani. Dan mereka juga beranggapan roh tersebut juga dapat merasuk kedalam
benda-benda tertentu. Roh yang masuk kesebuah benda akan menyebabkan kesaktian
atau kesakralan benda tersebut. Maka dari itu masyarakat tadi menyembah pada
roh-roh tersebut supaya selamat dari bahaya.
Masyarakat percaya bahwa roh itu bukan
hanya menempati makluk hidup tetapi juga benda-benda mati, sehingga roh itu
terdapat dalam batu-batuan, pohon-pohon besar, tombak, kepal manusia yang
dimumi. Karena adanya kepercayaan pad roh dan hantu, timbullah pemujaan pada tempat/benda yang
dianggap dihuni oleh roh. Dan yang dipuja agar membalas kebaikan, ada pula yang dipuja agar
roh itu tidak mengganggu. Agar terhindar dari kemarahan roh/hantu biasanya
diadakan ritual yang dipimpin oleh para pendeta. Adakalanya mereka membujuk
roh-roh dengan mengadakan penguburan hewan/manusia yang dikubur hidup-hidup
atau diambil kepalanya dan dilempar kedalam gunung manakala sebuah gunung
meletus. Mereka beranggapan bahwa jika ada bencana alam berarti roh-roh alam
sedang marah.
Dinamisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu dunamos,
diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan arti kekuatan, daya, atau
kekuasaan. Definisi dari dinamisme memiliki arti tentang kepercayaan
terhadap benda-benda di sekitar manusia yang diyakini memiliki kekuatan ghaib.
Dalam Ensiklopedi umum, dijumpai defenisi dinamisme sebagai kepercayaan
keagamaan primitif yang ada pada zaman sebelum kedatangan agama Hindu di
Indonesia. Dinamisme disebut juga dengan nama preanimisme, yang
mengajarkan bahwa tiap-tiap benda atau makhluk mempunyai daya dan kekuatan.
Maksud dari arti tadi adalah kesaktian dan kekuatan yang berada dalam zat suatu
benda dan diyakini mampu memberikan manfaat atau marabahaya. Kesaktian itu bisa
berasal dari batu-batuan, air, pepohonan, binatang, atau bahkan manusia
sendiri.
0 komentar:
Posting Komentar