1. Pengertian Seni dan Kepribadian
a. Seni
Seni berasal dari bahasa Belanda
yaitu “genie”, bahasa Latinnya adalah “genius”, yang berarti
kemampuan luar biasa yang dimiliki atau dibawa sejak lahir. Sedangkan menurut
kajian ilmu di negara Eropa mengatakan “ART” atau seni bermakna artivisual
yakni suatu media yang dapat melakukan suatu aktifitas tertentu.
Dalam
ensklopedia Indonesia dikemukakan bahwa seni merupakan ciptaan dari segala hal,
karena keindahannya orang senang untuk melihat ataupun
mendengarkannya.sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara, seni merupakan hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan perasaan seseorang
tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan manusia bisa
mempengaruhi dalam menumbuhkan perasaan yang indah itulah seni.
Jadi menurut
kami seni adalah suatu karya indah yang di hasilkan seseorang dengan tujuan
menyampaikan perasaannya agar orang lain dapat mengerti dalam bentuk musik,
lukisan atau gambar, dan sebagainya.
b.
Kepribadian
Kepribadian adalah keseluruhan
sikap, ekspresi, perasaan, temparmen, ciri khas dan juga prilaku seseorang.
Sikap perasaan ekspresi & tempramen tersebut akan terwujud dalam tindakan
seseorang kalau di hadapkan kepada situasi tertentu. Setiap orang memiliki kecenderungan
prilaku yang baku/berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai
situasi yang sedang di hadapi, sehingga jadi ciri khas pribadinya.
Unsur-unsur kepribadian, diantaranga
meliputi:
1)
Pengetahuan
Pengetahuan yaitu merupakan suatu
unsur yang mengisi akal dan juga alam jiwa orang yang sadar. Di dalam alam
sekitar manusia mempunyai/terdapat berbagai macam hal-hal yang diterimanya
lewat panca inderanya yang masuk kedalam berbagi sel-sel pada bagian tertentu
dari otaknya. Serta didalam otak itu semuanya diproses menjadi susunan-susunan
yang dipancarkan oleh individu kealam sekitar, yang dikenal dengan sebutan
“persepsi” yaitu: “seluruh proses akal manusia yang sadar”. Ada kalanya suatu
persepsi dapat diproyeksikan kembali menjadi suatu penggambaran yang berfokus
tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian.
Penggambaran yang terfokus dengan
secara lebih intensif yang terjadi sebab pemusatan secara lebih intensif di
dalam pandangan psikologi biasanya disebut sebagai “Pengamatan”. Penggambaran
mengenai lingkungan dengan fokus kepada bagian-bagian yang paling menarik
perhatianya seringkali diolah dengan sutu proses dalam akalnya yang
menghubungkannya dengan berbagai macam penggambaran lain yang sejenisnya,
sebelumnya pernah diterima & diproyeksikan oleh akalnya, dan lalu muncul
kembali sebagai kenangan. Dan juga penggambaran yang baru dengan pengertian
yang baru dalam istilah psikologi sering disebut “Apersepsi”. Penggabungan
& membandingkan-bandingkan bagian dari suatu penggambaran dengan
bagian-bagian dari berbagai penggambaran lain yang sejenis secara konsisten
berdasarkan dengan asas-asas tertentu.
Dengan proses-proses kemampuan untuk membentuk suatu
penggambaran baru yang abstrak, yang dalam kenyataanya tak mirip dengan salah
satu dari sekian macam-macam bahan konkret dari penggambaran yang baru.
Demikian manusia dapat membuat suatu penggambaran mengenai tempat-tempat
tertentu di muka bumi, padahal ia tidak pernah melihat ataupun mempersepsikan
tempat-tempat itu. Penggambaran abstrak yang tadi dalam ilmu sosial sering
disebut dengan “Konsep”. Cara-cara pengamatan yang menyebabkan bahwa
penggambaran tentang lingkungan mungkin ada yang ditambah-tambah ataupun
dibesar-besarkan, tapi ada pula yang dikurangi atau diperkecil pada
bagian-bagian tertentu. Serta ada pula yang digabung dengan
penggambaran-pengambaran yang lain sehingga menjadi penggambaran yang baru sama
sekali, yang sebenarnya tak nyata. Dan penggambaran baru yang seringkali tak
realistis dalam Psikologi sering disebut dengan “Fantasi”.
2)
Perasaan
Selain pengetahuan, alam kesadaran manusia juga
mengandung berbagai macam-macam perasaan. Sebaliknya, dapat juga digambarkan
seorang individu yang melihat suatu hal yang buruk/mendengar suara yang tidak
menyenangkan. Persepsi-persepsi tersebut dapat menimbulkan dalam alam
kesadaranya perasaan negatif. Perasaan, disamping segala macam-macam
pengetahuan agaknya juga mengisi alam kesadaran manusia setiap saat dalam
hidupnya. Perasaan yaitu suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena
pengetahuannya dinilai sebagai keadaan yang positif/negatif.
3)
Dorongan Naluri
Kesadaran manusia mengandung berbagi perasaan-perasaan
lain yang tak ditimbulkan karena diperanguhi dengan pengeathuannya, tapi karena
memang sudah terkandung di dalam organismenya, khususnya di dalam gennya,
sebagai naluri. Kemauan yang sudah meruapakan naluri sering disebut dengan
“Dorongan”.
Dan inilah pengertian kepribadian menurutpara
pakar atau ahli
Dibawah ini pengertian kepribadian menurut para ahli,
dapat kamu baca di bawah ini:
·
Menurut, Theodore
R. Newcombe – Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang
sebagai latar belakang terhadap perilaku.
·
Lalu menurut,
Yinger – Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan
sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi.
·
Sedangkan
menurut, Cuber – Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang
tampak dan dapat dilihat oleh seseorang.
·
Dan menurut,
M.A.W Bouwer – Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak
kekuatan, dorongan, keinginan, opini & sikap-sikap seseorang.
2. Pengaruh
Seni Terhadap Kepribadian anak-anak
Seringkali
kita mendengar bahwa mengenal seni dapat meningkatkan kecerdasananak , salah
satu contoh nya itu dengan belajar piano membuat anak lebih handal dalam matematika. Hal ini
memang bukanlah isapan jempol semata. Banyak penelitian ilmiahyang mengemukakan
adanya relasi positif antara perkembangan kreativitas dengan kecerdasan otak.
Semakin dini anak terekspos dengan seni, semakin berkembang juga kecerdasan otaknya.
Melalui seni, anak-anak dapat melatih pola pikir dan pola kerjanya
sehingga mereka memiliki daya anlisis yang lebih cermat.
Riset
menunjukkan bahwa anak yang secara aktif terlibat dalam aktivitas seni
cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang hanya
terlibat aktivitas akademik saja. Pengenalan seni pada anak sebaiknya diberikan
sedini mungkin mungkin salah satu seniyang biasa dikenalkan kepada anak adalah
seni music, seni music sebaiknya dikenalkan jauh sebelum anak mulai belajar
memainkan instrumen musik. Bahkan dapat dimulai sejak dalam kandungan. Seperti
musik klasik. Stimulasi musik klasik ini dapat diberikan sejak janin berusia 4 bulan. Pada masa ini janin
sedang membentuk sel-sel otak, dan syaraf janinsudah memberikan respons
terhadap stimulasi suara.Mengajarkan musik pada anak sedini mungkin memiliki
manfaat yang jauh lebih besar daripada mengenalkan musik saat anak menginjak
usia diatas 10 tahun.Berikut ini beberapa manfaat memperkenalkan musik pada
anak sejak dini :
• Anak memiliki kepekaan yang jauh
lebih besar.
• Membantu anak mejadi diri pribadi
mandiri
• Memperbaiki control motoris
• Meningkatkan kemampuan bahasa dan
berbicara
Mengontrol
emosional dan perkembangan sosial anak Usia yang cocok bagi anak berlatih
musik, yaitu usia 3 atau 4 sampai 6 tahun. Usia tersebutadalah masa yang paling
tepat untuk mulai belajar musik, karena masa ini adalah masaterbaik pada
perkembangan pendengaran.Selain itu, pada usia 8-9 tahun, otak kanan dan kiri
akan terhubung dan akan mengalami penebalan pada penghubung otak kanan dan
kiri. Untuk itu apabila diberikan pendidikanmusik sebelum anak berusia 8 tahun,
maka dapat meningkatkan kecerdasan. Untuk dapatmerasakan dan menghayati serta
mengevaluasi makna dari interaksi dengan lingkungan,ternyata dapat dirangsang
dan dioptimalkan perkembangannya melalui musik sejak masa dini. Cut Kamaril
mengatakan, seni tak hanya menggunakan perasaan atau intuisi, namun juga logika dan kreativitas.
’’Pendidikan seni memiliki fungsi dan peran meningkatkan kreativitas dan
mengembangkan bakat anak. Perlu digaris bawahi bukanlah sebatas bakat seniman saja tapi juga
meningkatkan kecerdasan-kecerdasan lain. Seni menjadikan anak kreatif secara
utuh,’’ paparnya. Orang
sering berpikir bahwa anak yang cerdas adalah anak yang pintar dalam
ilmu-ilmuexact , seperti matematika dan ipa , sedangkan anak yang berprestasi
di bidang seni seringkali
dipandang sebelah mata , Tidak dapat dipungkiri, selama ini para orang tua umumnya hanya mengutamakan pendidikan
formal saja untuk anak-anaknya seperti pendidikan membaca, menulis, berhitung
sampai berbahasa asing. Mereka terkadang merasa semua itu sudah
cukup, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar.
Di
samping pendidikan formal, ternyata pendidikan seni seperti musik, lukis, tari
dan drama juga memegang
peranan penting terhadap perkembangan otak anak. Beberapa tahun terakhir telah
banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa pendidikan seni, terutama musik,
mempunyai pengaruh yang baik bagi perkembangan otak anak. Salah satu penelitian
dilakukan oleh University of Toronto dengan menyertakan 144 orang anak berumur 6 tahun untuk mengikuti kursus piano,
kursus vokal dan yang tidak mengikuti kursus secara acak selama satu tahun.
Hasilnya, anak-anak yang mengikuti kursus musik semakin baik perkembangan
otaknya dan memicu kemampuan matematika serta IQ secara keseluruhan.
Penelitian
lain yang dilakukan McMaster University dan Rotman Research Institute Toronto juga menguatkan
fakta di atas. Kemampuan anak-anak umur 4-6 tahun yang mengikuti pelajaran
musik lebih tajam dalam mengingat suatu deretan angka dibandingkan dengan anak-anak yang
tidak mengikutiKarena alasan-alasan tersebut, kini para ahli menganjurkan pada
orangtua untuk membuat anak-anaknya
terlibat dalam kegiatan seni sejak kecil. Beberapa jenis seni yang berpengaruh terhadap pengembangan otak anak dan
kecerdasan emosionalnya : seni musik berguna untuk merangsang otak,
meningkatkan kemampuan bersosialisasi, melatih empati serta menumbuhkan musikalitas
anak dengan menggunakan lagu dan gerakan yang merangsang koordinasi bagian
otak. alat musik yang direkomendasikan untuk dipelajari oleh anak anda antara
lain piano dan organ, karena akan merangsang otak anak untuk lebih kreatif.
selain itu, anak anda bisa diarahkan juga untuk mempelajari gitar dan biola
untuk mendapatkan efek yang tak jauh berbeda.disamping musik, seni tari juga
berguna bagi anak anda karena akan membantu mengembangkan keterampilan
motoriknya. sementara drama akan mengajarkan tentang emosi, membantu anak
tentang pengendalian diri dan empati sehingga anak mampu memecahkan masalah,
serta belajar menghadapi frustasi dan situasi sosial di sekelilingnya. Sedangkan
seni lukis dapat membantu perkembangan emosional, sehingga anak anda bisa memahami
apa yang membuatnya merasa senang, sedih maupun takut.
Pengaruh seni bagi otak
anak
Makin
banyak seseorang anak mendapat rangsangan melalui seni, makin cerdaslah anak
itu. Rangsangan itu harus diikuti dengan keterangan refleksi, bukan saja membawa
suasana positif, melainkan memperkuat integrasi indra yang diperlakukan untuk
memekarkan berbagai kemampuan yang cerdas. Kemampuan manusia yang paling baik
yang dapat mengantar
anak manusia Indonesia dalam kancah perubahan di dalam negeri yang beradab dalam suasana
persaingan dunia ini adalah seni untuk mencapai tujuan kehidupan berbangsa yang
bermartabat. Ini membutuhkan suatu pengalaman belajar yang enjoyable, estetis yang
mengundang, sehingga anak didik menyatakan dan mewujudkan diri secara asyik
dengan pelajaran seni yang memiliki kekayaan spiritual yang menyertai
perkembangan emosional dalam suasana kemartabatan.
Dengan
berbagai penelitian telah menyatakan bahwa kecerdasan seni mempengaruhi
perkembangan emosi, spiritual, dan kebudayaan lebih dari kecerdasan
lainnya.Berbagai ilustrasi yang telah diberikan menggambarkan bahwa kecerdasan
seni menolong anak membantu pola pikir dan pola kerja. Maka dari itu apabila,
terutama pada tahun dini (0 - 7tahun) seni dienyahkan dari pendidikan sekolah
dan pendidikan lingkungan rumah, karena pelajaran lain dianggap lebih penting,
kesalahan fatal telah ditempuh dalam membantu masyarakat menghadirkan
nilai-nilai spiritual, emosional, dan mengembangkan insane Indonesia mencapai
perkembangan yang optimal, harmonis, dan beradab.
Manfaat seni bagi anak
Tak
dapat dipungkiri seni selalu ada disekitar kita. Karena itu, ada baiknya Anda menggunakan seni untuk
perkembangan kecerdasan anak. Berikut ini sejumlah manfaat bila anak belajar
seni :1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan dan saran yang diberikan.2.
Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik karena terbiasa membuat sesuatu yang indah.3. Memberikan
kesenangan dan dapat membantu buah hati mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu
dikuasai, atau sesuatu dengan bakat mereka. 4. Membantu anak
mengekspresikan dan mengembangkan kreatifitasnya dengan bebas. 5. Anak mampu
mengendalikan emosi, perasaan sedih atau senang. Emosi itu dapat dicurahkan
melalui karya seni yang mereka hasilkan.6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat
karya yang dihasilkan.7. Membangun perasaan pada anak dan memberi banyak
pengalaman seni kreatif.8. Apresiasi mereka terhadap keindahan akan tumbuh dan
berkembang dalam dirinya. Kalau
kepekaan itu sudah tumbuh, anak bisa menghasilkan karya yang bagus.9.
Pendidikan seni bisa memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi anak.
Simpulan
Ternyata
seni bagi perkembangan otak anak sangatlah penting , selain bermanfaat bagi
perkembangan otak seni juga bisa meningkatkan kecerdasan otak dan melatih
kecerdasan emosi
yang ada dia anak itu sendiri , seni sebaiknya dikenalkan sejak dini karena
atau pada mas- masa golden age. Karena pada masa
itulah penerapan seni sangat wajib diterapkan agar
anak memiliki kepekaan
yang jauh lebih besar, membantu
anak mejadi diri pribadi mandiri, memperbaiki control
motoris , meningkatkan
kemampuan bahasa dan berbicara,
dan mengontrol emosional dan perkembangan
sosial anak.

0 komentar:
Posting Komentar