Pengaruh Seni Terhadap Kepribadian

Selasa, Desember 08, 2015

|

1.      Pengertian Seni dan Kepribadian

a.       Seni
Seni berasal dari bahasa Belanda yaitu “genie”, bahasa Latinnya adalah “genius”, yang berarti kemampuan luar biasa yang dimiliki atau dibawa sejak lahir. Sedangkan menurut kajian ilmu di negara Eropa mengatakan “ART” atau seni bermakna artivisual yakni suatu media yang dapat melakukan suatu aktifitas tertentu.
Dalam ensklopedia Indonesia dikemukakan bahwa seni merupakan ciptaan dari segala hal, karena keindahannya orang senang untuk melihat ataupun mendengarkannya.sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara, seni merupakan hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan perasaan seseorang tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan manusia bisa mempengaruhi dalam menumbuhkan perasaan yang indah itulah seni.
Jadi menurut kami seni adalah suatu karya indah yang di hasilkan seseorang dengan tujuan menyampaikan perasaannya agar orang lain dapat mengerti dalam bentuk musik, lukisan atau gambar, dan sebagainya.
b.      Kepribadian
Kepribadian adalah keseluruhan sikap, ekspresi, perasaan, temparmen, ciri khas dan juga prilaku seseorang. Sikap perasaan ekspresi & tempramen tersebut akan terwujud dalam tindakan seseorang kalau di hadapkan kepada situasi tertentu. Setiap orang memiliki kecenderungan prilaku yang baku/berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang sedang di hadapi, sehingga jadi ciri khas pribadinya.
Unsur-unsur kepribadian, diantaranga meliputi:
1)      Pengetahuan
Pengetahuan yaitu merupakan suatu unsur yang mengisi akal dan juga alam jiwa orang yang sadar. Di dalam alam sekitar manusia mempunyai/terdapat berbagai macam hal-hal yang diterimanya lewat panca inderanya  yang masuk kedalam berbagi sel-sel pada bagian tertentu dari otaknya. Serta didalam otak itu semuanya diproses menjadi susunan-susunan yang dipancarkan oleh individu kealam sekitar, yang dikenal dengan sebutan “persepsi” yaitu: “seluruh proses akal manusia yang sadar”. Ada kalanya suatu persepsi dapat diproyeksikan kembali menjadi suatu penggambaran yang berfokus tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian.
Penggambaran yang terfokus dengan secara lebih intensif yang terjadi sebab pemusatan secara lebih intensif di dalam pandangan psikologi biasanya disebut sebagai “Pengamatan”. Penggambaran mengenai lingkungan dengan fokus kepada bagian-bagian yang paling menarik perhatianya seringkali diolah dengan sutu proses dalam akalnya yang menghubungkannya dengan berbagai macam penggambaran lain yang sejenisnya, sebelumnya pernah diterima & diproyeksikan oleh akalnya, dan lalu muncul kembali sebagai kenangan. Dan juga penggambaran yang baru dengan pengertian yang baru dalam istilah psikologi sering disebut “Apersepsi”. Penggabungan & membandingkan-bandingkan bagian dari suatu penggambaran dengan bagian-bagian dari berbagai penggambaran lain yang sejenis secara konsisten berdasarkan dengan asas-asas tertentu.
Dengan proses-proses kemampuan untuk membentuk suatu penggambaran baru yang abstrak, yang dalam kenyataanya tak mirip dengan salah satu dari sekian macam-macam bahan konkret dari penggambaran yang baru. Demikian manusia dapat membuat suatu penggambaran mengenai tempat-tempat tertentu di muka bumi, padahal ia tidak pernah melihat ataupun mempersepsikan tempat-tempat itu. Penggambaran abstrak yang tadi dalam ilmu sosial sering disebut dengan “Konsep”. Cara-cara pengamatan yang menyebabkan bahwa penggambaran tentang lingkungan mungkin ada yang ditambah-tambah ataupun dibesar-besarkan, tapi ada pula yang dikurangi atau diperkecil pada bagian-bagian tertentu. Serta ada pula yang digabung dengan penggambaran-pengambaran yang lain sehingga menjadi penggambaran yang baru sama sekali, yang sebenarnya tak nyata. Dan penggambaran baru yang seringkali tak realistis dalam Psikologi sering disebut dengan “Fantasi”.
2)      Perasaan
Selain pengetahuan, alam kesadaran manusia juga mengandung berbagai macam-macam perasaan. Sebaliknya, dapat juga digambarkan seorang individu yang melihat suatu hal yang buruk/mendengar suara yang tidak menyenangkan. Persepsi-persepsi tersebut dapat menimbulkan dalam alam kesadaranya perasaan negatif. Perasaan, disamping segala macam-macam pengetahuan agaknya juga mengisi alam kesadaran manusia setiap saat dalam hidupnya. Perasaan yaitu suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengetahuannya dinilai sebagai keadaan yang positif/negatif.
3)      Dorongan Naluri
Kesadaran manusia mengandung berbagi perasaan-perasaan lain yang tak ditimbulkan karena diperanguhi dengan pengeathuannya, tapi karena memang sudah terkandung di dalam organismenya, khususnya di dalam gennya, sebagai naluri. Kemauan yang sudah meruapakan naluri sering disebut dengan “Dorongan”.
Dan inilah pengertian kepribadian  menurutpara pakar atau ahli
Dibawah ini pengertian kepribadian menurut para ahli, dapat kamu baca di bawah ini:
·         Menurut, Theodore R. Newcombe – Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.
·         Lalu menurut, Yinger – Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi.
·         Sedangkan menurut, Cuber – Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat oleh seseorang.
·         Dan menurut, M.A.W Bouwer – Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini & sikap-sikap seseorang.

2.      Pengaruh Seni Terhadap Kepribadian anak-anak
Seringkali kita mendengar bahwa mengenal seni dapat meningkatkan kecerdasananak , salah satu contoh nya itu dengan belajar piano membuat anak lebih handal dalam matematika. Hal ini memang bukanlah isapan jempol semata. Banyak penelitian ilmiahyang mengemukakan adanya relasi positif antara perkembangan kreativitas dengan kecerdasan otak. Semakin dini anak terekspos dengan seni, semakin berkembang juga kecerdasan otaknya. Melalui seni, anak-anak dapat melatih pola pikir dan pola kerjanya sehingga mereka memiliki daya anlisis yang lebih cermat.
Riset menunjukkan bahwa anak yang secara aktif terlibat dalam aktivitas seni cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang hanya terlibat aktivitas akademik saja. Pengenalan seni pada anak sebaiknya diberikan sedini mungkin mungkin salah satu seniyang biasa dikenalkan kepada anak adalah seni music, seni music sebaiknya dikenalkan jauh sebelum anak mulai belajar memainkan instrumen musik. Bahkan dapat dimulai sejak dalam kandungan. Seperti musik klasik. Stimulasi musik klasik ini dapat diberikan sejak  janin berusia 4 bulan. Pada masa ini janin sedang membentuk sel-sel otak, dan syaraf janinsudah memberikan respons terhadap stimulasi suara.Mengajarkan musik pada anak sedini mungkin memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada mengenalkan musik saat anak menginjak usia diatas 10 tahun.Berikut ini beberapa manfaat memperkenalkan musik pada anak sejak dini : 
           Anak memiliki kepekaan yang jauh lebih besar.
           Membantu anak mejadi diri pribadi mandiri
           Memperbaiki control motoris
           Meningkatkan kemampuan bahasa dan berbicara
Mengontrol emosional dan perkembangan sosial anak Usia yang cocok bagi anak berlatih musik, yaitu usia 3 atau 4 sampai 6 tahun. Usia tersebutadalah masa yang paling tepat untuk mulai belajar musik, karena masa ini adalah masaterbaik pada perkembangan pendengaran.Selain itu, pada usia 8-9 tahun, otak kanan dan kiri akan terhubung dan akan mengalami penebalan pada penghubung otak kanan dan kiri. Untuk itu apabila diberikan pendidikanmusik sebelum anak berusia 8 tahun, maka dapat meningkatkan kecerdasan. Untuk dapatmerasakan dan menghayati serta mengevaluasi makna dari interaksi dengan lingkungan,ternyata dapat dirangsang dan dioptimalkan perkembangannya melalui musik sejak masa dini. Cut Kamaril mengatakan, seni tak hanya menggunakan perasaan atau intuisi, namun juga logika dan kreativitas. ’’Pendidikan seni memiliki fungsi dan peran meningkatkan kreativitas dan mengembangkan bakat anak. Perlu digaris bawahi bukanlah sebatas bakat seniman saja tapi juga meningkatkan kecerdasan-kecerdasan lain. Seni menjadikan anak kreatif secara utuh,’’ paparnya. Orang sering berpikir bahwa anak yang cerdas adalah anak yang pintar dalam ilmu-ilmuexact , seperti matematika dan ipa , sedangkan anak yang berprestasi di bidang seni seringkali dipandang sebelah mata , Tidak dapat dipungkiri, selama ini para orang  tua umumnya hanya mengutamakan pendidikan formal saja untuk anak-anaknya seperti pendidikan membaca, menulis, berhitung sampai berbahasa asing. Mereka terkadang merasa semua itu sudah cukup, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar.
Di samping pendidikan formal, ternyata pendidikan seni seperti musik, lukis, tari dan drama juga memegang peranan penting terhadap perkembangan otak anak. Beberapa tahun terakhir telah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa pendidikan seni, terutama musik, mempunyai pengaruh yang baik bagi perkembangan otak anak. Salah satu penelitian dilakukan oleh University of Toronto dengan menyertakan 144 orang anak  berumur 6 tahun untuk mengikuti kursus piano, kursus vokal dan yang tidak mengikuti kursus secara acak selama satu tahun. Hasilnya, anak-anak yang mengikuti kursus musik semakin baik perkembangan otaknya dan memicu kemampuan matematika serta IQ secara keseluruhan.
Penelitian lain yang dilakukan McMaster University dan Rotman Research Institute Toronto juga menguatkan fakta di atas. Kemampuan anak-anak umur 4-6 tahun yang mengikuti pelajaran musik lebih tajam dalam mengingat suatu deretan angka dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikutiKarena alasan-alasan tersebut, kini para ahli menganjurkan pada orangtua untuk membuat anak-anaknya terlibat dalam kegiatan seni sejak kecil. Beberapa jenis seni yang berpengaruh terhadap pengembangan otak anak dan kecerdasan emosionalnya : seni musik berguna untuk merangsang otak, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, melatih empati serta menumbuhkan musikalitas anak dengan menggunakan lagu dan gerakan yang merangsang koordinasi bagian otak. alat musik yang direkomendasikan untuk dipelajari oleh anak anda antara lain piano dan organ, karena akan merangsang otak anak untuk lebih kreatif. selain itu, anak anda bisa diarahkan juga untuk mempelajari gitar dan biola untuk mendapatkan efek yang tak jauh berbeda.disamping musik, seni tari juga berguna bagi anak anda karena akan membantu mengembangkan keterampilan motoriknya. sementara drama akan mengajarkan tentang emosi, membantu anak tentang pengendalian diri dan empati sehingga anak mampu memecahkan masalah, serta belajar menghadapi frustasi dan situasi sosial di sekelilingnya. Sedangkan seni lukis dapat membantu perkembangan emosional, sehingga anak anda bisa memahami apa yang membuatnya merasa senang, sedih maupun takut.
Pengaruh seni bagi otak anak
Makin banyak seseorang anak mendapat rangsangan melalui seni, makin cerdaslah anak itu. Rangsangan itu harus diikuti dengan keterangan refleksi, bukan saja membawa suasana positif, melainkan memperkuat integrasi indra yang diperlakukan untuk memekarkan berbagai kemampuan yang cerdas. Kemampuan manusia yang paling baik yang dapat mengantar anak manusia Indonesia dalam kancah perubahan di dalam negeri yang beradab dalam suasana persaingan dunia ini adalah seni untuk mencapai tujuan kehidupan berbangsa yang bermartabat. Ini membutuhkan suatu pengalaman belajar yang enjoyable, estetis yang mengundang, sehingga anak didik menyatakan dan mewujudkan diri secara asyik dengan pelajaran seni yang memiliki kekayaan spiritual yang menyertai perkembangan emosional dalam suasana kemartabatan.
Dengan berbagai penelitian telah menyatakan bahwa kecerdasan seni mempengaruhi perkembangan emosi, spiritual, dan kebudayaan lebih dari kecerdasan lainnya.Berbagai ilustrasi yang telah diberikan menggambarkan bahwa kecerdasan seni menolong anak membantu pola pikir dan pola kerja. Maka dari itu apabila, terutama pada tahun dini (0 - 7tahun) seni dienyahkan dari pendidikan sekolah dan pendidikan lingkungan rumah, karena pelajaran lain dianggap lebih penting, kesalahan fatal telah ditempuh dalam membantu masyarakat menghadirkan nilai-nilai spiritual, emosional, dan mengembangkan insane Indonesia mencapai perkembangan yang optimal, harmonis, dan beradab.
 Manfaat seni bagi anak
Tak dapat dipungkiri seni selalu ada disekitar kita. Karena itu, ada baiknya Anda menggunakan seni untuk perkembangan kecerdasan anak. Berikut ini sejumlah manfaat bila anak belajar seni :1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan dan saran yang diberikan.2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik karena terbiasa membuat sesuatu yang indah.3. Memberikan kesenangan dan dapat membantu buah hati mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu dikuasai, atau sesuatu dengan bakat mereka. 4. Membantu anak mengekspresikan dan mengembangkan kreatifitasnya dengan bebas. 5. Anak mampu mengendalikan emosi, perasaan sedih atau senang. Emosi itu dapat dicurahkan melalui karya seni yang mereka hasilkan.6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat karya yang dihasilkan.7. Membangun perasaan pada anak dan memberi banyak pengalaman seni kreatif.8. Apresiasi mereka terhadap keindahan akan tumbuh dan berkembang dalam dirinya. Kalau kepekaan itu sudah tumbuh, anak bisa menghasilkan karya yang bagus.9. Pendidikan seni bisa memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi anak.




Simpulan
Ternyata seni bagi perkembangan otak anak sangatlah penting , selain bermanfaat bagi perkembangan otak seni juga bisa meningkatkan kecerdasan otak dan melatih kecerdasan emosi yang ada dia anak itu sendiri , seni sebaiknya dikenalkan sejak dini karena atau pada mas- masa golden age. Karena pada masa itulah penerapan seni sangat wajib diterapkan agar
anak memiliki kepekaan yang jauh lebih besar, membantu anak mejadi diri pribadi mandiri, memperbaiki control motoris , meningkatkan kemampuan bahasa dan berbicara, dan mengontrol emosional dan perkembangan sosial anak.

0 komentar:

Arsip